Himbauan Keamanan Siber

>

>

>Bandung, 19 Maret 2026> — Kerentanan keamanan tingkat tinggi diidentifikasi pada Zimbra Collaboration Suite (ZCS) yang memungkinkan penyerang melakukan akses tidak sah dan kompromi data melalui mekanisme Stored Cross-Site Scripting (XSS). Kerentanan yang dilacak sebagai CVE-2025-66376 ini saat ini sedang menghadapi eksploitasi aktif di lapangan, sehingga memerlukan penanganan prioritas bagi organisasi yang menggunakan platform tersebut.

>Detail Teknis Kerentanan

>Celah keamanan ini ditemukan pada antarmuka pengguna klasik (Classic User Interface) Zimbra. Penyerang dapat mengeksploitasi kelemahan ini dengan merancang email berbahaya yang mengandung kode khusus pada bagian body HTML.

>Serangan ini menyalahgunakan direktif @import pada Cascading Style Sheets (CSS) yang tertanam langsung di dalam email. Saat target membuka pesan tersebut di Classic UI, skrip berbahaya akan dieksekusi secara otomatis dalam konteks sesi aktif pengguna, yang memungkinkan penyerang untuk mencuri session cookies, mengakses data email sensitif, atau menjalankan perintah atas nama korban.

>Dampak dan Risiko

>Eksploitasi yang berhasil dapat menyebabkan kebocoran informasi organisasi yang signifikan. Mengingat kemudahan pengiriman melalui email, celah ini dikategorikan sebagai ancaman kritis. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa Zimbra versi 10.0 telah mencapai masa End of Life (EOL) pada 31 Desember 2025, sehingga organisasi yang masih menggunakan versi tersebut akan tetap terpapar pada risiko keamanan permanen.

>Langkah Mitigasi dan Remediasi

>Pihak pengembang telah merilis perbaikan komprehensif pada versi 10.1.13 dan 10.0.18. Selain menutup celah XSS, pembaruan ini juga mencakup:

  • >Peningkatan Keamanan>: Pembaruan library AntiSamy ke versi 1.7.8 dan penghapusan kode usang yang berisiko.
  • >Optimalisasi Sistem>: Perbaikan manajemen memori, penanganan TLS yang lebih stabil, dan peningkatan pengalaman pengguna pada Modern Web App.

Bagi administrator sistem, sangat disarankan untuk segera melakukan migrasi ke Zimbra 10.1 atau memperbarui instalasi ke versi terbaru yang didukung guna memastikan integritas data dan keamanan infrastruktur email.

Sumber Referensi:
https://cybersecuritynews.com/zimbra-vulnerability-exploited-attacks/